Apakah kamu pernah disalahkan? Biasanya apa yang kamu lakukan jika mengalami kondisi tersebut? Mungkin kamu menerima saja,  atau mencoba membela diri dan menjelaskan permasalahan yang ada. Ada juga yang tidak mau kalah dan balik menyalahkan, atau yang memilih menarik diri dan marah, atau dmalah ikut menyalahkan diri sendiri. Sangat beragam ya teman-teman respon yang muncul terhadap suatu stimulus yang diberikan ke kita.

Lalu bagaimana sebenarnya perasaan kita saat disalahkan? Jika kita mendengarkan baik-baik perasaan kita, mungkin kita  akan merasa bahwa kita terluka, marah, atau merasa tidak dicintai. Kita mungkin percaya bahwa perasaan-perasaan tidak menyenangkan tersebut disebabkan oleh orang yang menyalahkan kita. Padahal sebenarnya itu karena diri kita sendiri keliru dalam bersikap jika kita diperlakukan dengan tidak baik oleh orang lain. Bagaimana kita memperlakukan diri sendiri mempunyai dampak yang lebih besar terhadap perasaan kita dibandingkan dengan perlakuan orang lain ke kita.

Jadi bagaimana seharusnya kita bersikap saat orangl ain menyalahkan atau mempermalukan kita? Simak 7 tips dibawah ini ya:

1. Beri waktu untuk menenangkan diri

Orang yang menyalahkan ccenderung sulit menerima perkataan dari orang lain, jadi tidak ada gunanya berbicara pada saat itu. Mungkin kita perlu memberi waktu, misalnya 15 menit, kemudian datang kembali dan membicarakannya dalam keadaan tenang.

2. Sayangi diri sendiri

Dengarkanlah hati kita. Pahami jika memang kita merasa sedih, kecewa, atau marah. Tentunya hati kita akan selalu merasa sakit saat orang lain kejam terhadap kita. Kita sebaiknya bersikap lembut kepada diri sendiri, bukan bersedih dan ikut menyalahkan diri sendiri.

3. Cermati apa yang kita katakan pada diri sendiri yang membuat kita merasa sakit

Sadar atau tidak sadar kita sering  baper dengan perilaku tidak baik orang lain. Faktanya, apapun yang kamu lakukan sehingga memicu kemarahan mereka, kamu tidak pantas untuk disalahkan atau dipermalukan. Jika mereka menyalahkan atau mempermalukan kamu, itu adalah masalah mereka.

4. Telaah perasaan yang sudah lama yang berdampak sampai sekarang

Mungkin masih ada rasa sakit yang dari dulu belum dituntaskan. Hal itu dapat membuat perasaanmu sekarang memburuk. Semakin kita berusaha menerima rasa sakit yang dulu, akan lebih mudah perasaan itu hilang.

5. Cari tahu sebenarnya apa yang terjadi pada orang itu

Mungkin saja orang itu sedang sangat lelah atau mengalami hari yang buruk sehingga tidak bisa bicara secara baik-baik. Berempati dengan orang lain bisa membuat kita merasa lebih baik dan tidak terlalu menganggap hal tersebut terlalu serius. Dan bisa jadi ada pesan penting yang tersampaikan melalui perilaku orang yang tidak baik kepada kita.

6. Ambil waktu sejenak dan lakukan hal-hal yang membuat perasaan membaik

Bisa dengan berjalan santai sambil menghirup udara segar, cerita kepada teman, menulis, dan lain-lain. Lakukanlah apapun hal yang membuat kita merasa lebih tenang dan damai.

7. Jika nanti sudah sama-sama tenang dan mau membuka diri, kita bisa lebih dalam saling mengenal

Terkadang saat kita saling memisahkan diri sejenak, masalah bisa saja terasa hilang begitu saja dan tidak ada hal yang perlu dibicarakan lagi. Jadi lain kali jika ada masalah yang perlu diselesaikan, kita perlu menenangkan diri terlebih dahulu sehingga kedua pihak dapat bisa saling membuka diri untuk menerima masukan dan tanggapan.

Begitulah teman-teman strategi yang dapat kita lakukan untuk melindungi diri sendiri saat disalahkan oleh orang lain. Ingat ya, be kind to your own self

Penulis : Claudia Novianti

Sumber:

Paul, Margaret. 2015. 7 Things To Do When You Feel Blamed and Shamed. Ditemu kembali dari https://www.mindbodygreen.com/0-18065/7-things-to-do-when-you-feel-blamed-shamed.htmldiakses pada tanggal 26 Juli 2018

Send this to a friend

Desainwebku