Tahukah kamu bahwa public speaking adalah ketakutan nomor satu di Amerika diikuti dengan ketakutan akan kematian berada di peringkat kedua? Cukup mengejutkan, bukan? Rasa takut saat begitu banyak mata tertuju padamu diikuti dengan jantung yang berdebar-debar misalnya. Belum lagi rasa takut akan mengatakan hal yang salah kemudian ditertawakan oleh penonton. Pengalaman seperti ini pasti sangat tidak mengenakkan, bukan? Nah, worry no more karena kali ini kita akan memberikan 5 tips jitu untuk mengurangi rasa gugup saat public speaking.

Jangan Mengharapkan Kesempurnaan

Ketika berbicara di depan umum, kebanyakan dari kita cenderung mengharuskan diri untuk tidak melakukan kesalahan. Kita menjadi lebih fokus pada kekurangan dalam diri kita dan mengabaikan hal-hal baik yang kita miliki. Ingat, tidak ada satupun orang di dunia ini yang sempurna.  Pembicara yang paling berpengalaman pun pernah melakukan kesalahan. Nah, ketika mereka melakukan kesalahan, mereka memilih untuk pulih dan bangkit kembali, seakan-akan tidak ada yang terjadi. Lanjutkan dengan ketenangan. Allow yourself not to be perfect.

Kemampuan Public Speaking Tidak Sama dengan Harga Dirimu

Berbicara di depan umum hanyalah sebagian kecil dari kemampuan profesional kita secara keseluruhan. Jika kamu tidak percaya diri, terdapat banyak cara untuk mengatasinya. Pada saat kamu berbicara di depan umum tidak ada hubungannya dengan nilai dirimu. Public speaking merupakan keterampilan yang dapat kamu pelajari dan menjadi lebih baik lagi dengan cara latihan. Pilihannya tetap ada di tanganmu. Lagipula, setiap orang diberikan talenta yang berbeda-beda bukan?

Hindari Mengkhawatirkan Rasa Gugupmu

Penyanyi serta penulis lagu legendaris, Bruce Springsteen, merasa bahwa rasa gugup yang ia alami sebelum pertunjukan berlangsung ternyata membuat ia tampil lebih baik. Kok bisa? Springsteen tahu cara menyalurkan rasa gugupnya pada hal yang positif. Jadi, sebenarnya merasa gugup itu bukan selalu hal yang buruk selama ‘energi’ ini dapat dialihkan menjadi antusiasme dan tampil berkarisma. Pikiran kita memiliki peran yang penting agar kita dapat mengontrol rasa gugup tersebut, bukan sebaliknya.

Public Speaking Bukanlah Menghafal Kata

Menghafal kata per kata bukanlah poin utama dari public speaking, teman-teman. Lain ceritanya kalau membaca janji pernikahan. Berusaha menghafal setiap kata hanya akan meningkatkan stres dan menyebabkan kegugupan yang lebih besar. Misalnya saat urutan kata-kata yang kamu hafal tiba-tiba hilang dari ingatanmu. Tidakkah kamu merasa lebih panik dan gugup? Bukannya semakin tenang, eh malah semakin memperburuk keadaan.

Hindari Membaca Kata Demi Kata

Terdapat perbedaan besar antara membaca dan berbicara. Membaca bertujuan untuk menyebarluaskan atau memberikan informasi. Berbicara merupakan hal yang berbeda. Berbicara bertujuan untuk menciptakan dampak melalui konten pembicaraan dan karakter kita sebagai pembicara. Dengan tidak membaca skrip, kemampuan kita sebagai seorang public speaker akan semakin berkembang.

Public speaking bukanlah hal yang perlu ditakuti karena pada akhirnya dengan berlatih dan kekuatan pikiran, perlaan-lahan, kita akan dapat mengatasinya. Bagaimana nih teman-teman? Sudah siapkah kalian berbicara di depan umum?

Writer: Vicka Yudesti Ilna

Referensi
Ni, P. (2013, 14 Mei). 5 tips for reducing public speaking nervousness: How to reduce fear of public speaking. Ditemu kembali dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/communication-success/201305/5-tips-reducing-public-speaking-nervousness

Send this to a friend

Desainwebku