Kamu pernah berada dalam situasi sulit? Mungkin kamu ragu apakah masalah ini sebaiknya kamu ceritakan atau tidak? Dengan bercerita atau curhat, kita akan memperoleh bantuan dan mampu berjuang menghadapi kondisi tersebut dengan dukungan orang lain. Untuk kamu yang sedang mengalami kondisi tersebut dan sudah memutuskan untuk mulai menceritakan kondisi kesehatan mentalmu, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat membantumu dan perlu kamu perhatikan ketika kamu memulai curhat :

  • Situasi dapat menjadi sedikit canggung di antara kamu dan pendengarmu

Untuk beberapa orang, membicarakan masalah yang berkaitan dengan kesehatan atau tubuhnya dapat menjadi situasi yang cukup sulit pada awalnya.

  • Selanjutnya kamu mungkin akan merasa lega setelah curhat

Ketika kamu sudah terbuka dan membagi sesuatu yang kamu simpan sendiri sejak lama, kamu dapat merasa seperti ada beban yang terangkat dari dirimu. Ketika kamu curhat pada orang lain, kamu dapat menyadari bahwa teman ceritamu mungkin pernah mengalami masalah yang sama atau mengetahui seseorang dengan pengalaman tersebut, sehingga kamu tidak merasa sendiri.

  • Kamu bisa jadi bertemu dengan orang yang tidak memahamimu

Ketika kamu memutuskan untuk curhat menceritakan kondisimu kepada orang lain, bisa jadi kamu bertemu dengan orang yang memahami kondisimu yang sedang berjuang dengan kesehatan mental. Kamu juga bisa bertemu dengan orang yang tidak dapat memahami apa yang kamu hadapi jika mereka belum mengalaminya sendiri.

  • Bersiaplah untuk diberikan berbagai pertanyaan saat curhat

Ketika orang lain mendengar curhatmu, bisa jadi muncul beberapa pertanyaan seperti “Sudah berapa lama kamu mengalami kondisi ini?”, “Apakah sesuatu yang sulit terjadi sebelum kamu merasakan hal ini?”, “Bisakah kamu menceritakan seperti apa perasaanmu?”, dan sebagainya. Kamu tidak harus menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan jika kamu memang tidak mau menjawabnya. Ingatlah bahwa orang yang kamu jadikan tempat bercerita bisa jadi memberikan beberapa pertanyaan agar mereka dapat lebih memahami apa yang sedang kamu lalui.

  • Sangat memungkinkan kamu akan memperoleh reaksi yang tidak kamu harapkan

Ketika kamu sudah berusaha curhat, kamu bisa saja memperoleh respon-respon yang mengecilkan hati seperti menerima perkataan “Kamu hanya sedang merasa sedih”, “Lupakan saja!”, “Berhenti bersikap bodoh!”, atau “Kamu terlalu berlebihan”. Terkadang respon-respon seperti ini muncul karena budaya atau ekspektasi tertentu yang dibawa oleh orang lain.

Berusahalah untuk menjelaskan bahwa kondisimu memberikan efek terhadap kemampuanmu untuk menjalani hidup dengan sehat dan bahagia. Jelaskan juga bahwa kamu tidak yakin bagaimana caranya untuk membuat kondisi menjadi lebih baik. Jika orang tertentu tetap tidak memahami, masih banyak orang lain di sekitarmu yang dapat memahaminya. Pikirkan orang lain yang dapat kamu jadikan tempat curhat dan dapat memberikan bantuan yang kamu butuhkan. Jangan berhenti dan jangan berjuang sendirian!

  • Percakapan adalah langkah pertama

Mulailah dengan suatu percakapan ketika kamu mulai memutuskan agar orang lain turut mengetahui kondisi kesehatan mentalmu. Jika percakapan pertamamu bukan dengan orangtuamu, kamu mungkin akan tetap perlu menceritakannya kepada mereka pada satu titik tertentu.

  • Selanjutnya kamu bisa jadi membutuhkan bantuan profesional

Kamu juga bisa memutuskan untuk bercerita kepada profesional. Kamu dapat memulai dengan konselor atau psikolog di sekolahmu, mengunjungi dokter keluarga atau psikiatri, atau dengan penyedia layanan lainnya seperti terapis dan pekerja sosial. Mereka dapat membantumu mencari tau apa yang sebenarnya sedang terjadi pada dirimu dan bagaimana memulai bantuan yang kamu butuhkan. Kamu bisa saja membutuhkan lebih dari satu orang untuk memperoleh bantuan yang terbaik.

  • Butuh waktu untuk menjadi lebih baik

Kamu dapat mengalami berbagai situasi mengenai kesehatan mentalmu. Kamu bisa saja sedang dalam kondisi yang membutuhkan waktu untuk memproses perasaanmu, seperti perasaan kehilangan setelah kematian seseorang yang dicintai. Kamu bisa juga sedang mengalami penyesuaian dengan lingkunganmu, atau sedang mengalami kondisi kesehatan mental dalam jangka waktu yang lebih panjang. Sadarilah bahwa masalah kesehatan mental adalah sesuatu yang umum dan dapat diobati. Kamu pun bisa jadi perlu mencoba berbagai strategi yang berbeda untuk menemukan penanganan atau strategi yang tepat untuk membantumu dengan baik.

Pada akhirnya, setiap orang berhak untuk berjuang menangani masalah kesehatan mental yang dihadapinya. Perjuangan yang dijalani, adalah perjuangan yang sudah seharusnya turut dibagikan dengan orang-orang sekitar yang dapat membantu membuat diri dan kondisimu menjadi lebih baik. Jangan pernah menyerah karena waktu akan menjawab setiap perjuanganmu! Dan jangan berjuang sendirian!

Penulis: Sylvi Noor Alifah

Sumber :

Time To Talk: Tips For Talking About Your Mental Health. (2016, August 19). Ditemu kembali dari http://www.mentalhealthamerica.net/conditions/time-talk-tips-talking-about-your-mental-health

Send this to a friend

Desainwebku