Apakah kamu pernah bertanya-tanya kenapa rasanya hanya ingat sedikit atau bahkan tidak ingat sama sekali tentang masa balita? Kira-kira, apa yang terjadi pada kita diawal-awal kehidupan kita dan kenapa bisa lupa? Seperti misalnya kita tidak punya memori nih, bagaimana ya caranya dulu kita belajar berjalan sampai selancar ini. Tenang saja, hal ini sesuatu yang lumrah terjadi kok, yang disebut dengan childhood amnesia. Kondisi tersebut adalah kondisi dimana kita tidak dapat mengingat memori untuk peristiwa tertentu dari sejak bayi sampai anak-anak (sebelum umur 2-4 tahun).

Kok hal seperti itu bisa terjadi ya?

Untuk menjelaskan fenomena ini, ada dua teori yang bisa digunakan untuk membahasnya. Pertama, teori Sigmund Frued, yang menyatakan bahwa childhood amnesia terjadi akibat kita menekannya ke ketidaksadaran dan selanjutnya menjadi terlupakan. Yang kedua, teori kognitif yang dikenal lebih modern, menyatakan bahwa hal itu dapat terjadi karena bagian-bagian otak tertentu yang berperan dalam memori memang belum matang. Jelas sekali bahwa kedua teori diatas sangat berbeda. Sigmund Freud berbicara tentang ketidaksadaran yang tak kasat mata. Sedangkan teori kognitif berbicara tentang ketidakmatangan sistem neurologis yang lebih memungkinkan untuk diteliti.

Ada penjelasan secara neurologis juga, nih!

Sama seperti banyak konsep/ teori pada manusia, bukti untuk mendukung hipotesis ketidakmatangan neurologis ini dilakukan melalui hewan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada masa awal kehidupan terjadi proses neurogenesis (perkembangan secara cepat neuron di sel otak). Akibatnya neuron yang baru seolah memperlemah memori yang sudah ada. Pada akhirnya, hal ini membuat pembuatan memori jangka panjang menjadi terganggu. Bisa disimpulkan bahwa hal itu lah yang membuat saat kita dewasa kita sulit mengingat memori masa-masa kecil.  hanya sekedar kepingan-kepingan memori yang tidak teratur.

Sebenarnya teori tentang respresi terkait childhood amnesia merupakan penjelasan yang cukup baik, namun penemuan-penemuan selanjutnya menunjukkan bahwa ada hal lain yang terjadi di otak kita yang dapat membantu menjelaskan fenomena ini seperti struktur otak yang belum matang. Jadi childhood  amnesia, tidak sesederhana perihal lupa, perlu penelitian lebih lanjut untuk menjelaskannya.

Penulis: Claudia Novianti

Sumber: Wlassoff, Viatcheslav. __. Childhood Amnesia: Why Can’t We Remember the Early Years? ditemu kembali dari: https://psychcentral.com/blog/childhood-amnesia-why-cant-we-remember-the-early-years/

Send this to a friend

Desainwebku