Friend zone, kata yang sama seramnya seperti hantu bagi siapa saja yang sedang melakukan PDKT. Pasti semua orang yang sedang dalam tahap penjajakan berharap ia dan sang gebetan dapat menjadi “lebih dari sekedar teman”, bukan? Siapa sih yang mau terus-menerus terjebak dalam friend zone? Mungkin teman atau kalian sendiri pernah berada atau bahkan sedang berada di situasi friend zone. Namun, apa sih sebenarnya friend zone itu?

Friend zone adalah hubungan persahabatan antara dua pihak dimana salah satu pihaknya memiliki perasaan lebih dan berharap untuk memiliki hubungan lebih dari sahabat dengan pihak lainnya. Namun, sayangnya sang gebetan tidak merasakan hal yang sama dan merasa sudah cukup bahagia dengan bersahabat. Dengan keadaan tersebut, akhirnya ia pun terjebak dalam friend zone dan mengalami kesulitan untuk bergerak ke tahap selanjutnya. Isn’t it heartbreaking? Berikut ini merupakan 3 tips yang dapat kamu lakukan untuk keluar dari friend zone dan memiliki hubungan lebih dengan si doi.

1. Kurangi ‘Kehadiranmu’ Di Hidupnya

Pada dasarnya, berada pada situasi friend zone saja sudah menunjukkan kalau kamu sudah memberikan lebih dibandingkan dengan dia. Mungkin intensimu sudah terlihat dengan jelas, oleh karena itu secara perlahan kalian dapat mengurangi perhatian kalian terhadap gebetan. Misalkan, kalau kamu biasa menanyakan kabar, cobalah sesekali untuk tidak melakukannya. Kalau biasanya kamu menghabiskan weekend bersama, cobalah kurangi intensitasnya. Don’t show that you’re invested so much on them.

Tahukah kamu mengenai prinsip scarcity? Prinsip ini menjelaskan bagaimana seseorang akan jauh lebih menghargai sesuatu apabila hal tersebut sulit untuk ia dapatkan. Jadi, kalau memang ia menghargaimu, ia akan mencarimu dan setidaknya bertanya mengenai perubahanmu. Jika ia masih tidak peduli dan tidak menyadari kalau kamu sedang menjauh, mungkin ia memang tidak merasakan hal yang sama denganmu.

2. Coba Buat Ia Cemburu

Kalian sudah berusaha untuk mengurangi perhatian dan kedekatan tapi gebetan tetap tidak merasa kehilangan? Mungkin kalian dapat memperluas koneksi kalian dan berkenalan dengan orang lain. Kemudian, bicarakan ‘gebetan’ lainmu ini padanya. Lihat reaksinya, apakah ia menunjukkan tanda-tanda kecemburuan atau tidak? Prinsip yang sama berlaku disini, yaitu scarcity. Apabila ia menghargaimu, seharusnya ia akan ‘berkompetisi’ untuk tetap mendapatkan waktu serta perhatian darimu.

3. Minta Ia untuk Melakukan Sesuatu Untukmu

Tahukah kamu kalau seseorang akan lebih menyukaimu saat ia sudah melakukan ‘investasi’ pada hubungan kalian? Hal ini dapat tercapai dengan meminta tolong ia untuk melakukan hal-hal sederhana, misalnya menemanimu pergi ke mal atau mengantarmu. Dengan demikian, ia akan lebih memaknai hubungan kalian. Fenomena ini disebut dengan Ben Franklin Effect. Nah, saat gebetan membantumu terkait sebuah hal, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan lakukan hal baik juga untuknya sebagai balasan.

Ketiga tips di atas diharapkan dapat membantumu memutuskan tentang kelanjutan hubungan kalian selanjutnya. Anggap saja ketiga hal ini merupakan upaya terakhir. Sesudah kamu melakukan ketiga tips ini, mungkin kamu dapat mengutarakan perasaanmu untuk memastikan segala sesuatunya. Siapkan dirimu akan segala kemungkinan yang ada. Hope for the best and expect for the worst. Ketahui juga kalau berada di friend zone terlalu lama juga tidak baik karena artinya ia tidak menghargaimu. Know that you deserve better; someone who appreciates you as much as you do them. Selamat mencoba, kawan-kawan!

Content Writer: Ristia Angesti

Referensi:
Nicholson, J. (2011, 16 Desember) . Escape the friend zone: From friend to girlfriend or boyfriend. Ditemu kembali https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-attraction-doctor/201112/escape-the-friend-zone-friend-girlfriend-or-boyfriend.html

Send this to a friend

Desainwebku