pic by @birdsofpreywb

Have you ever loved someone so much until you lost yourself?

Mungkin quotes diatas pas banget buat menggambarkan Harleen Quinzel di film ini. I really love Harley Quinn sejak dia muncul di film Suicide Squad. Selain karna Margot Robbie keliatan cantik banget meranin Harley Quinn, karakternya sendiri pun sangat keren menurut gue, terlebih gimana aksi dia ngalahin lawan berantemnya yang kebanyakan adalah cowok, she looks gorgeous, kan? Anyway, kalo kalian belum nonton Birds of Prey dan takut kena spoiler, silahkan close tab ini dan balik lagi ketika udah nonton. Hehe

Di awal film, Harley Quinn membuka adegan dengan story telling gimana kehidupan dia setelah putus dari Mr.J alias Joker. Dia terlihat desperate banget di awal-awal putus, dia berpikir bahwa nggak ada yang bisa dia lakuin sendiri karena hidupnya udah biasa di ‘abdikan’ buat Mr.J, mulai dari bantuin kejahatan Mr.J, dapetin apa yang Mr.J butuh, dan pengorbanan-pengorbanan lain yang di lakuin sama Harley Quinn. Tapi, Quinn bilang ketika dia berhasil mendapatkan apa yang Mr. J butuhkan, dia nggak mendapatkan apresiasi yang cukup dari Joker. So, she decided to broke up with him.  Dalam film, kita bisa menilai bahwa selama mereka berpacaran, Quinn juga merasa punya power lebih karena nggak ada yang berani menyerang dia dengan statusnya sebagai pacar Mr.J, sehingga dia merasa aman berlaku jahat kepada orang lain.

 Film ini juga menunjukkan gimana akhirnya Harley berusaha stand up for herself, menemukan kekuatannya, dan  berusaha untuk lebih menyayangi dirinya sendiri. Film ini mungkin merupakan gambaran betapa terkadang karena kita terlalu menyayangi seseorang, akhirnya kita jadi lupa untuk menyayangi diri sendiri. Gue sendiri pernah mengalami gimana rasanya terlalu sayang sama seseorang sampai akhirnya lupa menyayangi diri sendiri, i sacrificed myself a lot in that relationship, yang bahkan belum bisa dikatakan sebagai relationship sebenarnya karena kami belum berpacaran tapi gue nya udah bucin duluan. Rela melakukan hal-hal yang sebenarnya merugikan buat gue dan nggak sesuai dengan prinsip gue. Tapi akhirnya gue bisa menyelamatkan diri dan mulai belajar menyayangi diri dengan lebih baik (tentunya sampai saat ini). YEAY!

 Emang kenapa kalo kita nggak sayang diri sendiri?.

Kita juga udah pernah loh membahas tentang akibat kalo kita nggak sayang sama diri sendiri, kalian bisa baca atikelnya di link berikut : http://sehatmental.id/permasalahan-akibat-kurangnya-self-love-dan-cara-mengatasinya/

Emang self love itu apa sih?

Self love atau self compassion adalah bagaimana kita memperlakukan diri sendiri dengan tidak menghakimi dan menghukum diri kita atas kesalahan yang kita perbuat, atau ketika orang lain melakukan sesuatu hal yang lebih baik daripada kita. Ada beberapa keuntungan kalau kita lebih sayang sama diri sendiri, yaitu : mengurangi kecemasan dan depresi, lebih optimis, dan lebih mudah mengatasi stress. Melanie Greenberg, seorang psikolog mengatakan bahwa ada 3 aspek yang berhubungan dengan self love, yakni :

  • Mindfullness : adanya keterbukaan dan perilaku non judgemental serta tidak adanya pikiran negative mengenai diri sendiri
  • Kebaikan diri : memperlakukan diri dengan baik, menjaga diri sendiri seperti kita menjaga orang yang kita sayangi.
  • Kemanusiaan : menyadari bahwa kita juga manusia yang di ijinkan untuk berbuat kesalahan dan belajar dari-nya, serta menyadari bahwa sebagai manusia sangat tidak mungkin kita akan sempurna dan tidak berbuat kesalahan.

Meningkatkan self love akan berguna dalam hubungan interpersonal seseorang, bisa membantu mereka untuk memiliki hubungan yang lebih sehat baik dengan diri sendiri maupun orang lain. Jadi, yuk jangan lupa menyayangi diri sendiri!

SUMBER :

https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-mindful-self-express/201706/8-powerful-steps-self-love

Penulis : Niken Mawar

Desainwebku